Anggota DPRD Lobar Dukung Komunitas Ayo Explore Indonesia Ajak Anak Muda Eksplorasi Keindahan Sekotong-Lembar

0
46

Lombok Barat, – Komunitas Ayo Explore Indonesia Ajak Anak Muda Eksplorasi Keindahan Wisata di wilayah Sekotong dan Lembar Lombok Barat. Upaya itu mendapat dukungan dari Anggota DPRD Lombok Barat H. Abdul Majid.

Ayo Explore Indonesia adalah sebuah komunitas yang berisikan para pecinta eksplorasi. Kegiatannya tidak hanya jalan-jalan, melainkan mengasosiasikan serta mengeksplorasi banyak sisi dari ragam generasi.

Eksplorasi dilakukan dimulai dengan mengenali lingkungan sekitarnya dengan dengan menggaungkan #SekotongMendunia #LembarMenggoda.

Eksplorasi dapat terlihat saat kita mengunjungi tempat baru, serta melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Hal itu lah yang sedang dilakukan oleh komunitas Ayo Explore Indonesia.

Komunitas ini mengkaji berbagai potensi yang ada guna membantu pemerintah dalam hal-hal yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan yang terpenting komunitas ini tidak mengandung SARA.

Komitmen Ayo Explore Indonesia dalam mempromosikan pariwisata tidak pernah surut. Berbagai macam kegiatan telah mereka lakukan, salah satunya menyelenggarakan kegiatan Camping Ground Gratis serta Explore Destinasi Wisata Batu Idung, dan Desa Jembatan Gantung Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat pada 25-26 Juli 2023 kemarin.

Kegiatan ini ditujukan sebagai salah satu ajang mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.

“kita ingin memperkenalkan lebih banyak potensi alam yang ada di Indonesia, khususnya pada wilayah Sekotong, Lombok Barat kepada generasi muda. Menunjukkan seperti apa Sapta Pesona Pariwisata Indonesia yang ada di Sekotong.” Ucap H. Abdul Majid selaku pendiri komunitas Ayo Explore Indonesia.

Penggiat Pariwisata yang akrab disapa Loezawa ini menjelaskan eksplorasi pariwisata menjadi penting sebab pariwisata merupakan multiplayer efek yang menyebabkan terjadinya simbiosis mutualisme, serta mampu menyedot dan menyangga semua sisi.

“Disitulah mata rantai kehidupan bergerak. Bidang kebutuhan, dan seluruh pelaku bisnis akan dilibatkan,”katanya.

“Contohnya seperti ketika melakukan kegiatan perjalanan, pengendara membutuhkan bahan bakar, maka pedagang bensin pun dihidupkan, wisatawan membutuhkan tempat aman untuk menaruh motor, maka hiduplah tukang parkir, ketika wisatawan merasa lapar, maka pedangan-pedagang di lokasi wisata,”lanjutnya.

Ketika pedagang hidup, jelasnya, maka kebutuhan hasil pertanian, perkebunan, ikan tangkapan nelayan dibeli, dan ketika pedagang-pedagang itu memliki uang dari hasil jualan maka mereka akan mampu menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi.

“Sehingga dari proses eksplorasi di atas kita mampu membaca peluang di segala bidang,”ujarnya.

Dengan hadirnya komunitas ini, Anggota DPRD Lombok Barat ini berharap agar segala bentuk upaya yang dlakukan bersama di masa transisi new normal ini menjadi andil yang baik guna untuk bangkitnya pariwisata.

Leave a reply