Bedah Buku: Gubernur NTB dan Industrialisasi Kerakyatan

0
9

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan kegiatan bedah buku dengan tema Gubernur NTB dan Industrialisasi Kerakyatan di Lombok Plaza, Rabu, (10/10/2021).

Kegiatan bedah buku yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi NTB bukan kali pertamanya namun pernah dilakukan pada sebelum-sebelumnya. Bedah buku kali ini dihadiri oleh seratusan peserta yang di tengah-tengahnya seorang Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat H. Abdul Majid, SH. Dapil Sekotong-Lembar.

Hadir juga Anggota DPR-RI komisi XI Ir. Kamarussamad, M. Si , Yenny Sucipto staf ahli KSP, Kukuh Raharjo Dirut Bank NTB Syari’ah, Dr. M. Firmansyah akademisi UNRAM, Nuryanti, SE Kadis Perindag Prov. NTB, masing-masing sebagai pemateri.

Acara bedah buku tersebut diapresiasi oleh H. Abdul Majid, SH. Yang pada saat bersamaan diundang sebagai pembina komunitas Ayo Eksplore Indonesia. “Acara yang sangat bagus, hal ini dapat memberikan pemahaman kepada khalayak terkait tentang industrialisasi kerakyatan yang tidak bisa terelakkan di Era 4.0. Disamping itu juga bisa dijadikan motivasi oleh pemuda-pemuda milenial untuk meningkatkan sumber daya manusia melalui literasi sebab apabila pengembangan sumber daya alam tidak berbanding lurus dengan pengembangan sumber daya manusia itu stagnan.” Ungkapnya.

Industrialisasi bukan sesuatu hal baru untuk didengar dengan berkaca pada sejarah bahwa industrialisasi berevolusi pada tahun 1760 di Inggris, mulai digaungkan. Adapun kaitan dengan NTB saat ini akan menjadi nilai tambah yang menarik dalam pengelolaan dan pengembangan sumber daya alam dan sebagai resolusi kelangkaan kebutuhan pokok yang terjadi akibat pandemi, perlu juga dipikirkan oleh pemerintah.

“Beberapa hal tersebut yang membuat industrialisasi menjadi sangat penting adalah literasi data, literasi finansial dan literasi sosial, sebab books paper mau tidak mau akan tergantikan oleh buku digital” Tambahnya.

Diketahui bersama bahwa industrialisasi digital akan banyak menggantikan kerja-kerja manusia dengan Artificial Intelegensi. Oleh sebab itu, gerakan literasi merupakan salah satu upaya mengimbangi kemajuan di masa mendatang.

Leave a reply