Benarkah Selama ini Amerika Mendukung ISIS

In News 149 views

Sebar.co.id; Amerika Serikat adalah Negara yang memiliki peran penting di dunia, dengan menjadi Negara super power dan masuk jadi dewan keamanan PBB secara tetap otomatis membuat Amerika memiliki pengaruh besar di dunia.

Saat ini militer Amerika adalah yang terbesar di dunia, yang didukung dengan Alutsista Canggih dan komplit serta memiliki banyak pengalaman dalam peperangan tentu menjadikan Amerika salah satu Negara yang paling ditakuti di dunia.

Dengan peran dan supremasinya Amerika banyak terlibat dalam peperangan yang terjadi di Negara lain, dengan berbagai alas an salah satunya adalah memerangi teroris yang meresahkan warga dunia seperti ISIS Amerika terus mengacak-acak negara seperti Irak, Afganistan, dan saat ini adalah Suriah.

Amerika_isis

Terkait dengan ISIS, banyak pihak yang menuduh bahwa Amerikalah yang menyebabkan ISIS ada di muka bumi, bahkan yang lebih ekstrim lagi ada pihak yang mengatakan Amerikalah yang membentuk ISIS untuk membuat kegaduhan di beberapa Negara. Jika benar, mengapa selama ini Amerika terus mengecam tindakan terorisme dan gencar memerangi ISIS seperti di Irak dan kalangan garis keras Afganistan yaitu Al-Qaida. Benarkah Amerika Mendukung ISIS?

Dikutip dari Merdeka.com, Selama ini Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump mengatakan mengalahkan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) adalah prioritas utama negara saat ini. Bahkan Trump juga sering menggembar-gemborkan akan bekerja sama dengan negara lain untuk menghentikan ISIS.

Namun, alih-alih merealisasikan prioritas tersebut, administrasi Trump justru malah semakin aktif mendukung mereka. Terkuak bukti bahwa AS memasok senjata-senjata untuk kelompok ISIS.

Jenderal Rusia Sergei Rudskoi mengungkapkan, senjata yang digunakan kelompok teroris al-Nusra yang berafiliasi dengan ISIS untuk pertempuran di Aleppo tahun lalu dipasok oleh AS di bawah pemerintahan mantan presiden Barack Obama.

Selain itu, beredar juga foto ISIS saat menembakkan rudal anti tank dari AS untuk melawan pasukan pemerintah Suriah, seperti dilansir laman Global Research, Senin (19/6).

Presiden Suriah Basyar al-Assad memang telah berulangkali menuding negara-negara Barat terlibat dan mendukung penuh kelompok teroris dengan tujuan menjatuhkan pemerintahannya.

Jenderal Suriah Mohammad Issa juga membenarkan bahwa AS terbukti mendukung ISIS untuk menjatuhkan kepemimpinan Assad.

Ternyata Amerika Yang Melengserkan Soekarno

4 Negara Terkuat Dunia Yang Membuat Amerika Takut

“Mengirim rudal AS ke al-Tanf adalah bagian dari rencana AS menciptakan ISIS di sepanjang perbatasan Suriah, Irak dan Yordania. Tujuannya untuk memisahkan Suriah dari Irak dan Iran, dan mengubahnya menjadi negara yang terpinggirkan yang tidak memainkan peran apa pun di wilayah ini,” ungkap Issa.

Skema ini juga serupa dengan rencana untuk memisahkan Suriah utara dari kontrol Damaskus. Ini disebut-sebut sebagai bagian dari rencana AS untuk menghancurkan kedaulatan Suriah.

Bukti terahir adalah ditembaknya Pesawat tempur Suriah hingga jatuh, padahal pihak Suriah mengklaim bahwa jet tempur tersebut akan menyerang kelompokm ISIS di Suriah.

Kejadian tersebut jelas memancing amarah Rusia dan Pihak Suriah yang dipimpin oleh Bashar Al-Ashad. SBR/HK.

Tags: #dunia #inernational #militer

author
Author: 
    Ini Misi Rahasia Obama Datang Ke Indonesia
    Ini Misi Rahasia Obama Datang Ke Indonesia
    Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan
    Militer Filipina Buat Malaysia Ketar-Ketir, Ini Alasanya
    Militer Filipina Buat Malaysia Ketar-Ketir, Ini Alasanya
    Militer Filipina membuat Malaysia ketar-ketir dan was-was
    Resmi Indonesia Beli Pesawat Tempur SU-35 Rusia
    Resmi Indonesia Beli Pesawat Tempur SU-35 Rusia
    Desas desus rencana pembelian pesawat tempur TNI
    Amerika Dan Rusia Jadikan Suriah Sebagai Promosi Alutsista
    Amerika Dan Rusia Jadikan Suriah Sebagai Promosi Alutsista
    Amerika dan Rusia sama-sama mengambil peran dalam perang

    Leave a reply "Benarkah Selama ini Amerika Mendukung ISIS"

    Must read×

    Top