Desa Buwun Mas Bentuk Satgas Covid-19

0
330

Buwun Mas, 30 Maret 2020
Desa Buwun Mas terus berupaya mencegah penyebaran virus covid-19 dengan membentuk Relawan Covid-19. Pembentukan relawan coid-19 berlangsung di aula kantor Desa Buwunmas Kec. Sekotong kab. Lombok Barat Senin, 30 maret 2020.
Pembentukan relawan ini diinsiasi oleh Pemdes buwun mas, Bhabinkamtibmas, dan babinsa Desa Buwunmas sebagai upaya mendukung pemrerintah dalam upaya pencegahan virus covid-19.  Pembentukan relawan covid-19 ini juga untuk Menindaklanjuti surat edaran Mentri Desa dan PDTT RI No. 8 Th. 2020 tentang desa tanggap covid-19 guna melakukan kegiatan edukasi, cegah tangkal dan memutus mata rantai penularan covid-19.
Hal lain yang di sampaikan Teguh selaku bhabinkamtibmas desa Buwun Mas adalah terkait surat edaran kapolri nomor mak/2/III/2020 untuk mematuhi kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona(covid-19) dengan tidak mengadakan keramaian yang menyebabkan berkumpulnya massa. “untuk sementara waktu masyarakat dirumah saja, hindari keramaian untuk mencegah penyebaran virus ini” ujarnya.
Kepala desa Buwun Mas, Rochidi menginisiasi pembentukan relawan covid-19 berdasarkan edaran Mentri Desa dan PDTT RI No. 8 Th. 2020 tentang desa tanggap covid-19, bahwa 24 dusun yang ada di Desa Buwun Mas ini harus bergerak bersama mencegah penyebaran virus corona (covid-19)
“Mulai tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, RT, Kadus dan semua elemen masyarakat kita harus bersama-sama bergerak memutus rantai penyebaran virus corona ini”.

“Juga sebagai bentuk dukungan kita kepada pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona yang terjadi di Indonesia terutama di NTB”. tegasnya
Rochidi berharap, dengan membentuk relawan covid-19 ini, masyarakat bisa medapatkan informasi dan edukasi mengenai wabah virus corona atau dikenal dengan covid-19
“Bahwa relawan covid-19 ini bisa menjadi satu atap informasi yang postitif bagi masyarakat yang harus di tebarkan. Agar masyarakat bisa mendapatkan edukasi mengenai virus ini dan pencegahannya”
Pembentukan relawan covid-19 ini juga dirangkai dengan pembuatan disinfektan secara mandiri oleh masyarakat. Simulasi dilakukan oleh babinsa Desa Buwun Mas Ketut Hendri, ia menghimbau kepada msyarakat agar bersama sama bergerak mendukung pemerintah mencegah penyebaran virus corona.


“Saya menghimbau kepada masyarakat agar kita bersama-sama bergerak mendukung pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran virus corona ini. Dan hal yang harus dilakukan masyarakat adalah mencegah sedini mungkin penyebaran covid-19 dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat dan juga masyarakat harus terus di edukasi mengenai pencegahan virus corona ini” ujarnya.
Dalam pembentukan relawan covid-19 ini, turut juga hadir anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat H. Abdul Majid, ia meminta kepada masyarakat agar tidak panic berlebihan dan juga tidak meremehkan virus covid-19.

“kepanikan ini jangan berlebihan dan jangan meremehkan , waspada harus akan tetapi panic jangan.” uangkapnya Ia berharap, dengan dibentuknya relawan covid-19 ini masyarakat bisa mendapatkan edukasi mengenai virus corona dan pencegahannya.
“Harapan saya adalah bagaimana satgas relawan ini memberikan pemahaman yang baik dan benar dengan covid -19 kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan tetapi juga masyarakat jangan menganggap remeh dan selalu menjaga pola hidup sehat”
H.Abdul majdi meniilai, penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan handsantitizer tidak efektif memutus mata rantai virus corona apabila masyarakat tetap berkegiatan di luar rumah.
“penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan handsanitizer tidak efektif memutus rantai penyebaran virus ini, sedangkan mindset masyarakt tidak berubah, di semprot rumahnya tetapi nanti kluyuran lagi. Maka kita semua mendukung upaya pemerintah untuk melakukan pengentasan virus ini bersama-sama dengan mengurangi kegiatan diluar” tegasnya

Leave a reply