Dongkrak Gairah Pariwisata dengan Digitalisasi, Anak Muda Butuh Wadah untuk Berkembang

0
57

Sebar.co.id – Saat ini, Society 5.0 Era mulai hadir di tengah mayarakat sebagai media untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apa pun aktivitas yang kita lakukan pasti melibatkan teknologi di dalamnya.

Tak heran jika pada saat ini sebagian masyarakat mulai memanfaatkan teknologi untuk mencari uang. Beberapa contoh diantaranya seperti fotografer, dan konten kreator.

Jika kita memperhatikan, di luar sana banyak orang yang mulai membuat konten. Tujuannya pun berbeda-beda. Ada yang sekedar ingin mendokumentasikan kegiatannya, membagikan pengalamannya, memberikan edukasi hingga mempromosikan suatu produk agar laris dipasaran.

Media yang digunakan juga bervariasi yakni seperti handphone, kamera, drone, laptop, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Hal tersebut sangat perlu untuk diberdayakan, seluruh masyarakat terkhusus anak muda harus mampu memanfaatkan teknologi yang ada untuk berkembang, terlebih bagi anak muda yang tinggal di Lombok.

Sebagai wilayah dengan potensi wisata yang tinggi, melek terhadap digitalisasi merupakan suatu keharusan untuk dilakukan karena berdampak positif bagi pariwisata dan perekonomian masyarakat nantinya.

Sabtu, 3 Juni 2023, H. Abdul Madjid atau kerap dipanggil Bapak Loezawa ditemui di sela kegiatan Copdar Camp Lombok Phonegraphy yang diinsiasi oleh Komunitas Phonegraphy yang berlokasi di Wisata Giong Siu Babakan, mengatakan Digitalisasi dan teknologi adalah kunci dari pendekatan masa kini untuk membangun pariwisata Nusa Tenggara Barat.

Loezawa menyebut anak muda memiliki peran yang sangat besar di dalamnya sehingga perlu diberikan wadah untuk berkembang.

Bagaimana tidak, visualisai yang diciptakan oleh media teknologi digital tentunya dengan pengambilan gambar yang memperhatikan komposisi, serta teknik pengambilan objek yang tepat dapat mempengaruhi keinginan seseorang untuk datang berkunjung atau bahkan membeli suatu produk yang ditawarkan.

“Dalam sebuah paket wisata pun kebanyakan pelaku pariwisata sudah mulai melibatkan jasa fotografer dalam kegiatan tur yang dilakukannya,”katanya.

Dengan menyadari pentingnya digitalisasi bagi industri pariwisata, diharapkan pemerintah dapat memberikan pelatihan serta fasilitas penunjang agar seluruh pemuda yang ada di Nusa Tenggara Barat melek digital dan mulai memanfaatkan hal tersebut keranah yang positif.

 

 

 

 

 

Leave a reply