Ikatan Motor Indonesia Promosikan Potensi Pariwisata Lombok, Dalam JAMNAS IMI 2019

Ikatan Motor Indonesia Promosi Pariwisata Dengan Touring Lewati Lembar dan Sekotong
0
347

MATARAM – 25 Agustus 2019 (Sebarnews.co.id) Jambore Nasional Ikatan Motor Indonesia (IMI) telah digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dari tanggal 22 hingga tanggal 25 Agustus 2019.Titik kumpul di venue utama yang disiapkan di lapangan eks bandara Selaparang di Kota Mataram sekaligus menjadi start untuk touring.

Lebih dari 5.000 peserta berdatangan melakukan touring bersama mengeksplore sejumlah destinasi wisata di Lombok, dengan melewati kawasan-kawasan penyangga KEK Mandalika yakni Kecamatan Lembar dan Kecamatan Sekotong. Di mana jalur Lembar dan Sekotong yang dilalui ini menyuguhkan keindahan pesisir yang menggoda dan biasa digunakan untuk sekedar menunggu sunset. Acara ini sangat seru, di mana view-view yang dilewati menyuguhkan keindahan terutama jalur Lombok Barat ke Lombok Tengah.
“Kegiatan Kegiatan ini juga sebagai upaya IMI membantu promosi wisata Lombok,” kata Ketua IMI NTB, M Nur Haedin.
Nur Haedin menjelaskan, ribuan peserta yang hadir untuk ikut ambil bagian yang terdiri dari para pecinta motor, club motor, dan juga mobil.
Hari ini pada 25 Agustus sekaligus menjadi puncak kegiatan yang diisi dengan Touring Merah Putih, di mana para peserta jambore berkonvoi dari venue di Mataram, kawasan-kawasan penyangga pariwisata seperti Kecamatan Lembar dan Kecamatan Sekotong menuju Kawasan Khusus di Kuta Lombok Tengah.
“Puncak Jamnas IMI terpusat di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, yang saat ini tengah bersiap menyambut pergelaran event MotoGP 2021” katanya.

Selain Provinsi NTB sedang membangun daerah Khusus, tidak kalah pentingnya juga membangun daerah-daerah penyangganya sebab bangunan tanpa penyangga akan mudah roboh.
Menurut dia, kegiatan ini akan membantu promosi pariwisata NTB, karena sejumlah figur publik peserta Jamnas IMI juga memiliki banyak folowers di media sosial.
“Ada banyak tokoh penting, publik figur yang juga pecinta motor. Mereka bisa lihat langsung bahwa Lombok sudah aman dan nyaman dikunjungi, kemudian mengabarkannya secara luas melalui medsos. Ini jadi bagian promosi luar biasa,” katanya.
Pemerintah Desa Mekar Sari Serahkan Bantuan untuk Siswa-Siswi Kurang Mampu
Nur Haedin mengatakan, Jamnas IMI di Lombok juga membuktikan bahwa IMI memiliki program yang mendukung pariwisata, sehingga dengan datangnya ribuan bikers diharapkan mampu mempromosikan pariwisata Lombok pasca gempa.
Ketua Panitia Jamnas IMI 2019, H Faurani Sibawae menjelaskan, dalam kegiatan ini sejumlah UMKM dan kegiatan bazaar juga digelar di venue bekas bandara Selaparang, Mataram.
“Selain itu, sambutan dari perhotelan di Mataram dan Lombok umumnya, juga baik. Mereka bersedia kasih diskon spesial bagi para peserta yang menginap di hotel selama Jambore berlangsung,” kata Faurani.
Selain bazaar yang melibatkan pedagang lokal, acara juga dirangkai dengan festival musik, bhakti sosial di masjid dan menanam pohon.

Faurani menambahkan, meski dipusatkan di Kuta Lombok Tengah, Touring Merah Putih sebagai acara puncak Jamnas IMI juga mengeksplore kawasan destinasi wisata lainnya seperti daerah-daerah penyangga Lembar dan Sekotong di Lombok.
Sebab, panitia menyediakan empat rute pilihan dari venue di Mataram menuju Mandalika.
“Ada empat rute, dan semuanya melintasi kawasan wisata lainnya selama perjalanan ke Mandalika,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris IMI NTB, Agus Panca menjelaskan, acara tersebut juga dirangkai dengan acara time rally yang diikuti 50 tim. Selain itu bikers se-Indonesia yang datang di Lombok wajib menanam pohon di Lombok.
“Semua biker mempunyai kewajiban menanam satu bibit pohon,” ucapnya.
Ribuan bikers terbagi melewati empat rute. Masing-masing rute adalah rute bypass, Sekotong Lombok Barat, Lembar Lombok Barat, Sembalun Lombok Timur dan tengah kota Lombok Tengah.
“Kita berharap mereka berkunjung kembali di NTB. Kita bekerjasama dengan travel agen untuk menawarkan harga khusus ke Lombok,” ungkapnya.

Tidak ketinggalan H. Abdul Majid yang juga terkenal sebagai penggagas tagline Sekotong Mendunia dan Lembar Menggoda itu ikut ambil bagian dalam acara tersebut. Ia mengatakan bahwa “Saya merasa sangat bahagia pada hari ini. Tamu-tamu spesial, ribuan bikers yang tergabung dalam Ikatan Motor Indonesia telah Promosikan Potensi Pariwisata Lombok, Dalam JAMNAS IMI 2019 hari ini. Ini apresiasi dan motivasi yang luar biasa untuk kami yang sedang membangun kembali setelah mengalami benca Gempa.” Di sela-sela waktu istirahat. Kedatangan mereka meneguhkan dan memberi pesan kepada dunia bahwa Lombok Sudah Aman. Pria yang akrab disapa Loezawa itu terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kab. Lombok Barat mendukung 100 ℅ acara semacam ini.
“Terimakasi kepada Ketua IMI Indonesia, Ketua IMI NTB, kepada jajaran Muspika Kecamatan Lembar Sekotong, Koordinator bapak Taufan Ardiansyah dan kepada kepada semua klub-klub motor yang ikut ambil bagian dalam acara ini.” Lanjutnya. (Adp)

Leave a reply