Mau Investasi Dibidang Properi, 15 Tips ini Perlua Anda Pahami

In bisnis, ekonomi 44 views

Tips cara Berinvestasi dibidang property ini mungkin akan dapat membantu anda memahami situasi yang perlu disiapkan atau antisipasi sebelum anda melangkah kedalam bisnis Properti.

Saat ini Investasi dibidang properti menjadi salah satu lahan investasi yang menjanjikan. Banyak para investor yang melakukan investasi dibidang properti dan kebanyakan mereka sukses menjalaninya. Sebenarnya banyak sekali jenis investasi yang dapat anda jadikan pilihan, seperti yang banyak diminati yaitu investasi emas, dan asuransi.

Bisnis property menjanjikan keuntungan tinggi dan jelas keuntungan besar ini jadi suatu yang menggiurkan buat para investor untuk melakukan investasi dibidang properti. Tetapi, sebagus apapun peluang dalam mendapatkan keuntungan dalam berinvestasi, pemahaman tentang jenis investasi yang anda pilih itu penting karena akan membuat asset anda aman dan menghasilkan. Maka sebelum melakukan investasi di bidang properti, anda harus mengerti dan menguasai benar tentang bidang investasi ini.

Investasi_Property

Tips Berinvestasi Properti

  1. Anda harus jeli melihat waktu berinvestasi. Pilih waktu yang tepat untuk membeli properti, dengan prinsip membeli pada saat harga rendah dan menjual saat harga tinggi.
  2. Ketahui dan cari informasi tentang seluk-beluk bidang investasi tersebut. Ini akan membantu anda dalam beinvestasi properti.
  3. Anda pilih lokasi yang tepat dan prima, seperti lokasi berada di pusat kota, pusat bisnis ataupun pertumbuhan ekonomi.
  4. Anda harus melihat lingkungan sekitar, Anda bisa bertanya pada penduduk setempat mengenai wilayah tersebut dalam sehari-harinya.
  5. Seorang Investor harus kreatif dalam menentukan sumber pembiayaan, apakah ingin kas atau kredit, dalam hal ini dibutuhkan perhitungan yang matang.
  6. Anda harus cermat dalam memilih jenis properti yang memiliki nilai investasi, biasanya kondominium menempati posisi paling atas dalam pengembalian investasi.
  7. Reputasi pengembang harus diperhatikan, pengembang menentukan kualitas dari bangunan properti kedepannya dan waktu penyelesaian yang sesuai dengan kontrak. Cari tahu informasi tentang pengembang tersebut untuk memastikan reputasi pengembang baik.
  8. Pengembang Yang Baik; Yang pertama harus Anda lakukan adalah mencari pengembang atau developer yang baik. Untuk mengetahui ini, Anda bisa melihatnya dari track-record yang mereka miliki. Beberapa point yang harus Anda perhitungkan ketika memilih pengembang adalah developer haru memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi, berpengalaman dengan proyek-proyek besar dan harus memiliki margin error yang sangat rendah.
  9. Melihat Sampel Rumah; Kebanyakan pengembang biasanya akan menawarkan paket rumah yang sudah dibangun dan belum dibangun. Nah, kalau Anda tertarik dengan rumah yang belum dibangun, sebaiknya Anda mencermati sampel atau minimalnya miniatur rumah dengan baik. Perlu Anda cermati juga, sebaiknya Anda memilih lokasi yang digemari oleh masyarakat sekitar. Hal tersebut karena bisa saja rumah tersebut Anda jual kembali dengan harga tinggi atau bisa juga disewakan kepada orang lain, sehingga Anda akan emndapatkan keuntungan lebih cepat dan tentu saja lebih besar.
  10. Investasi Padat Modal; Investasi properti bisa juga dikatakan sebagai investasi bersifat padat modal atau capital intensive. Hal tersebut karena semakin besar modal yang ditanamkan dalam properti yang Anda miliki, maka semakin besar pula hasil yang didapatkan investasi properti tersebut. tapi perlu dicatat, ini termasuk juga kepada biaya pembanguanan, perawatan dan tentu saja fasilitas lainnya yang ada dalam aset Anda.
  11. Keterjangkauan Investasi; Seperti kita ketahui, dalam bisnis properti, biasanya harga akan mencerminkan kondisi penawaran dan permintaan yang Anda. Harga properti juga akan ditetapkan berdasarkan sifat-sifat pasar lokal dan adanya trend yang akan sangat memengaruhi kepada permintaan dan juga penawaran harga dari properti itu sendiri. Dalam hal ini, Anda perlu mencermati kalau ada satu perbedaan signifikan antara menilai properti dan saham. Dimana pembelian properti ini biasanya akan melibatkan pihak ketiga, bisanya adalah Bank atau pihak lainnya yang akan mencover dulu biaya pembelian.
  12. Biaya Transaksi yang Tinggi; Untuk bisa berinvestasi dalam sektor properti, mau tidak mau Anda harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi jika dibanding dengan berinvestasi di sektor lain. Beberapa biaya yang harus Anda penuhi adalah pajak terkait properti dan lainnya. Selain itu, Anda juga harus memiliki modal yang tinggi, untuk mendapatkan properti dengan daya jual yang tinggi.
  13. Beban Perawatan; Sebagai investor, harusnya Anda sudah mengetahui kalau bisnis properti ini bukanlah bisnis gratsi dimana Anda tinggal membeli properti kemudian membiarkan properti tersebut berbuah seperti apa yang Anda inginkan. Makanya, untuk membuat aset Anda ini menghasilkan pendapatan yang tidak terhingga, Anda harus memastikan properti tersebut dalam keadaan baik-baik saja dan tidak terjadi kerusakan apapun. Selain itu, properti yang dibiarkan rusak akan membuat harga jual dari aset Anda menjadi turun, sehingga kemungkinan besar Anda akan merugi. Makanya, untuk menghindari itu semua, Anda juga harus menyediakan biaya perawatan supaya properti Anda dalam kondisi yang terawat sampai nanti benar-benar bisa dijual dan menghasilkan keuntungan yang besar untuk Anda.
  14. Terbatasnya Pengetahuan; Bisnis properti bisa disebut sebagai bisnis buta, karena mau tidak mau Anda akan memiliki pengetahuan yang terbatas yang disebabkan karena properti itu bersifat lokal. Tentu saja, harga sebuah rumah di satu tempat tidak akan sama seperti daerah lainnya. Hal inilah yang membuat Anda sebagai investor harus benar-benar jeli dan harus membuat survei terlebih dahulu terhadap lokasi properti yang Anda incar. Jangan sampai Anda membeli properti di daerah dengan harga lebih tinggi dari standar daerah tersebut.
  15. Penyusutan Bangunan; Mau tidak mau, investasi properti yang berbasis pada tanah dan bangunan ini akan mengalami penyusutan, walaupun dari tahun ke tahun harga jual ini akan meningkat. selain itu, Anda juga harus tahu kalau bangunan berupa rumah secara teoritis memiliki umur pakai maksimal, sehingga bangunan ini bisa saja menyusut. Celakanya, kalau rumah Anda tidak terjual dalam jangka waktu yang lama, maka bisa-bisa banguann rumah Anda akan hancur atau minimalnya membutuhkan perbaikan. Baik itu perbaikan untuk perawatan maupun perbaikan model atau desain yang tiap waktu selalu berubah-ubah.

referensi : edubisnis.net

Itulah 15 hal yang musti anda pahami untuk bekal anda dalam berinvestasi dibidang properti, dalam bisnis semua ada resikonya, namun ketika itu sudah diantisipasi maka resiko itu tidak akan menjadi masalah lagi.

Save

Tags: #bisnis #investasi #tips

author
Author: 
    Resmi Indonesia Beli Pesawat Tempur SU-35 Rusia
    Resmi Indonesia Beli Pesawat Tempur SU-35 Rusia
    Desas desus rencana pembelian pesawat tempur TNI
    6 Keuntungan Nyata Jika Memiliki Usaha Sendiri
    6 Keuntungan Nyata Jika Memiliki Usaha Sendiri
    Membuka dan memiliki usaha sendiri jelas akan
    15 Pesawat Kepresidenan Paling Mahal Dan Mewah Di Dunia
    15 Pesawat Kepresidenan Paling Mahal Dan Mewah Di Dunia
    Pesawat Kpresidenan termahal yang digunakan pemimpin suatu
    Daftar 10 Negara Termakmur Di Dunia 2015
    Daftar 10 Negara Termakmur Di Dunia 2015
    10 negara termakmur di dunia. Indonesia sering

    Leave a reply "Mau Investasi Dibidang Properi, 15 Tips ini Perlua Anda Pahami"

    Must read×

    Top