Perkenalkan Ekowisata Pandan Wangi, Desa Maretim Adakan Acara Jalan Santai

Merayakan Hut RI ke 74 Desa Mareje Timur hadirkan Kadispora
0
1214

Lembar_ Senin 26 Agustus 2019 (Sebarnews.co.id). Desa Mareje adalah desa yang spesial di kawasan Kecamatan Lembar. Pemandangan alam yang masih belum terjamah membuat pemerintah mengucurkan dana untuk mengoptimalkan potensi alam yang ada salah setunya mencanangkan Ekowisata Pandan Wangi. Momentum Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 74 kali ini Desa Mareje Timur bekerjasama dengan pemuda dan masyarakat menginisiasi Jalan Santai dengan jarak tempuh kurang lebih 1 km.

Acara semakin semarak dengan para peserta diiring dengan Gendang Belek Pusaka Sari Dusun Tendaun. Dilepas oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Lombok Barat.
“Kegiatan jalan sehat merupakan aktifitas kita per individu. Kita dihimbau untuk terus bergerak dan digalakkan juga oleh pemerintah dengan slogan “Ayo bergerak”. Karena orang Indonesia masih 3000 langkah dalam bergerak. Sedangkan di negara lain sudah mencapai 6000 langkah, Mudah-mudahan Desa wisata alam ini dapat menjadi pioner dan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat Mareje Timur ini”ungkap Ma’ad Adnan selaku Kadispora Kabupaten Lombok Barat.

Ribuan peserta jalan santai dilepas pada pukul 07.30 Wita. Dilepas dari Dusun Lendang Damai Timur dengan finish di Bendungan Pandan Wangi. Para peserta membawa kupon door prize yang sudah diberikan oleh panitia sebelumnya. Pesertanya beragam mulai terdiri dari anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua. Para peserta dihibur oleh tarian gendang beleq, sambil menikmati pemandangan dari atas Bendungan. Selain hiburan berupa tarian dan pembagian doorprize, di puncak acara pemdes juga meyediakan Bazar makanan tradisional asli buatan masyarakat Mareje Timur.
Kepala Desa Mareje Timur H.Hadran,S.Pdi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas suksesnya acara jalan sehat.
“Kepada semua para tamu undangan, terimakasih atas kesempatan hadir di tempat kami ini, meski di atas bukit yang sangat tinggi,” ucapnya.
Selain Kadispora Lobar, turut hadir yakni Bapeda Lobar, Camat Lembar, Kapolsek Lembar, Pos Ramil, bebarapa kepala desa di Kecamatan Lembar, DLHK Lobar dan IPI.

“bahwa terselenggaranya kegiatan jalan sehat ini, merupakan bentuk tindakan seorang kepala desa yang tidak hentinya berpikir untuk masyarakat. Atas kerja sama teman-teman panitia, dan tidak terlepas dari ke ikut sertaan mahasiswa KKN IAIQH Bagu Kampus IV, sehingga acara berjalan dengan lancar,”tutup Bohri, S,Pd selaku Ketua Panitia.

Di Lokasi berbeda H. Abdul Majid mengatakan “Intinya dua kecamatan Lembar dan Sekotong ini harus saling menopang, di mana di Lembar itu kan ada Pelindo 2 dengan Gili mas nya yang merupakan pelabuhan internasional daripada kapal pesiar Cruise dan tentu sekali perlu dibenahi destinasi destinasi wisata yang ada di kecamatan lembar untuk kemudian bagaimana tamu-tamu turis ini juga bisa mengunjungi destinasi-destinasi yang ada di kecamatan Lembar seperti makam keramat, mangrove, berwisata sejarah di situ ada jembatan gantung kemudian ada batu hitung, kemudian tentunya juga maritim dengan pandan wangi.”
Ini menjadi menarik karena akan saling Topang menopang seperti yang kita ketahui bahwa dalam pariwisata itu harus saling mendukung, saling menopang karena keberadaan daerah penumjang di daerah penyangga destinasi akan menentukan daripada main Destination, tandasnya. (Adp)

Leave a reply