Selamat Datang di Dusun Dasan Daya, Wisata Sosial Kecamatan Lembar

Muhayadi, Kadus Inspirator di Kecamatan Lembar
0
472

Selama ini menjadi seorang pemimpin terlebih lagi menjadi seorang kepala dusun sungguh beban yang sangat berat. Selain dituntut menjalankan kewajiban fungsional seperti menjadi perpanjangan tangan Desa untuk Dusunnya, juga dituntut menjalankan kewajiban moral menjadi pimpinan tertinggi karena kepala dusun memiliki kekuasaan rill melebihi presiden hingga kepala desa karena kepala dusun bersentuhan langsung dengan masyarakat. Segala problem-problem dusun mulai dari urusan administrasi hingga urusan percintaan remaja.

Masyarakat dusun Dasan Daya sekitar 85 persen adalah buruh tani dan peternak, untuk profesi lain seperti pegawai, guru, pedagang dll hanya 15 persen saja. Dari 85 persen buruh tani dan peternak tersebut sekitar sepertinya menjadi buruh migran atau TKI ke Malaysia. Tingkat pendidikan juga sangat rendah. Bahkan sebagian besar tidak tamat SD bahkan tidak sekolah. Kearifan lokal seperti gotong royong masih terjaga di Dasan Daya.

Biasanya seorang kepala dusun berkutat dalam kesehariannya mengurusi hal-hal seperti Rendahnya kesadaran masyarakat untuk benar – benar mengikuti program yang ada. Misalnya orang tua tidak sungguh – sungguh mendorong anaknya untuk mengikuti kegiatan yang ada. Atau di bidang kebersihan masih ada sebagian masyarakat yg belum mau menyapu sampai jalan . Tidak adanya anggaran untuk memaksimalkan program. Kurangnya mentor untuk menjaga semangat dan meningkatkan kemampuan pemuda. Minimnya fasilitas posyandu sehingga kenyamanan dan pelayanan kurang maksimal.
Kadus Dasan Daya memiliki semangat yang berbeda dibandingkan kadus-kadus di wilayahnya untuk mengurai masalah di atas. Adalah Ustad Muhayadi, kadus yang biasa dikenal dengan sebutan Kiai Kliang di dusunnya itu memiliki semangat yang luar biasa. Ia selalu berjalan mencari sumber-sumber ilmu kemudian mengaplikasikannya di tempatnya. Kiai kampung ini bersedia turun gunung dan tidak mau perpangku tangan melihat kondisi yang kian hari kian tak terkendali.

Program yang sudah di lakukan adalah 1. Kegiatan kebersihan lingkungan melalui Gerakan Dasan Daya Bersih. 2. Pembinaan pemuda dengan kegiatan les bahasa inggris ( english night class ) latihan gamelan ( gema wirabuana junior ), muzakarah serta yasinan remaja masjid, ronda pemuda ( kontribusi bidang kamtibmas ) dan club sepak bola ( KKC FC ).
3. Pembinaan anak – anak melalui wadah komunitas belajar “Kiai Keliang Club” dengan kegiatan bimbel matematika, tajwid, motivasi, santunan jompo dan gerakan membaca setiap hari

4. Pembinaan masyarakat melalui pengajian rutin setiap bulan, kerajinan anyaman ketak dan kuliner ( pasar tenten ). 5. Bank sampah “Rahmatan Lil’alamin”. 6. Posyandu “Mekar Jaya”. 7. Sinergitas / kemitraan dengan beberapa lembaga seperti PT. Indocement, Wazidi English Course, Endri Foundation ( EF ), sekolah perjumpaan ( SP ), kerajaan dongeng ( KD ), kelompok informasi masyarakat ( KIM ) Lombok Barat, Majlis Wakil Cabang ( MWC ) NU kecamatan Lembar, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( Lakpesdam ) NU Lombok Barat, BPJS Ketenagakerjaan
8. Kampung sadar hukum ( kadarkum ) yang di tunjuk oleh kecamatan Lembar mewakili kabupaten Lombok Barat dalam lomba kadarkum tingkat propinsi NTB september 2019 mendatang.
Karena konsisten membina pemuda dan masyarakat, kampunya kini telah mendapatkan banyak Prestasi di antaranya adalah 1. Mewakili polres Lombok Barat dalam Festival Seni Budaya Daerah Kemala Bhayangkari Polda NTB 2019 di Lombok Epicentrum Mall. 2. Kampung terbersih se Kabupaten Lombok Barat ( Menurut Kampung Media dan kontributor KIM Sekotong Tengah ). 3. Tahun 2018 dan 2019 program dusun Dasan Daya menjadi program Inovasi Desa Lembar pada Bursa Inovasi desa Tingkat kabupaten Lombok Barat ( kiai keliang club dan latihan gamelan gema wirabuana junior )
Kadus yang enerjik ini menargetkan kampungnya kedepan :
1. Mewujudkan “Kampung Wisata Sosial” dengan kearifan lokal sebagai modal utamanya.
2. Menjadi rintisan percontohan kawasan zerowaste berbasis komunitas ( rencana akan di biina oleh UNTB )
3. Kampung Cerdas Berdesa dengan memberikan pelatihan / pemahaman tentang RPJMDes ( mulai dari penggalian gagasan hingga pengetahuan tentang regulasi – regulasi berdesa ). Kegiatan ini akan kami minta ke pemerintah desa melalui kaur pemerintahan ataupun kasi pemerintahan kecamatan agar dapat di jadwalkan pelatihannya di dusun Dasan Daya.

Selamat datang di Dusun Dasan Daya, Dusun yang mempertahankan adat istiadat dan budaya sasak di tengah gempuran budaya-budaya luar.

Leave a reply