Ternyata Amerika Mengambil Keuntungan Atas Krisis Qatar Dan Arab Saudi CS

International sebar.co.id – Di tengah ketegangan antara Arab Saudi dan Negara Timur tengah lainya dengan Qatar, Ternyata Amerika mengambil keuntungan atas kondisi tersebut.

Kita semua tahu seperti apa Politik Luar Negeri Amerika Serikat. Semua Negara dunia seharusnya sadar akan hal ini, termasuk Qatar, Arab Saudi, dan Negara Timur Tengah lainya.

Di tengah-tengah krisis yang melanda Qatar dan Arab Saudi CS, Amerika masuk dan mengambil keuntungan atas situasi tersebut. Keuntungan itu berpa Penjualan Pesat Tempur F-16 ke Qatar yang bernilai fantastis.

Dikutip dari international.sindonews.com yang memberitakan bahwa Qatar dengan Amerika Serikat (AS) telah menandatangani kesepakatan pembelian 36 pesawat jet tempur F-15 senilai USD12 miliar atau lebih dari Rp159 triliun. Kesepakatan ini untuk pembelian puluhan jet tempur F-15 dari Amerika. Dan anehnya ini terjadi di tengah ketegangan antara Qatar dengan Arab Saudi dan Negara koalisinya seperti Mesir, Bahrain, dan UAE.

f-15_USA

Menhan Qatar Khalid Al-Attiyah dan Menteri Pertahanan AS James Norman Mattis menyelesaikan kesepakatan itu pada hari Rabu di Washington. Pentagon telah mengonfirmasi penandatanganan kesepakatan tersebut.

“Penjualan tersebut akan memberi Qatar kemampuan canggih dan meningkatkan kerjasama keamanan dan interoperabilitas antara Amerika Serikat dan Qatar,” kata Pentagon dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Bloomberg, Kamis (15/6/2017).

Baca juga Ternyata Amerika Yang Melengserkan Soekarno

Kongres AS pada tahun lalu menyetujui penjualan 72 unit pesawat jet tempur F-15 kepada Qatar dalam sebuah kesepakatan senilai USD21 miliar. Persetujuan Kongres itu sekaligus menjadi dukungan untuk kesepakatan yang diselesaikan pada hari Rabu.

Beberapa waktu lalu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir dan beberapa negara koalisi Arab telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar setelah Doha dituduh mendukung dan mendanai kelompok teroris. Namun, Qatar telah membantah tuduhan itu.

Pemutusan hubungan diplomatik oleh Saudi dan Negara koalisinya itu diikuti dengan isolasi terhadap Qatar di bidang perdagangan dan transportasi.

Dengan ditandatanganinya Kontrak Pembelian F-15 antara Qatar dan Amerika ini jelas membuat suasana Timur Tengah semakin tegang, bagaiman tidak disatu sisi Arab Saudi dan Negara-negara lainya memutus hubungan dengan Qatar karena tidak ingin ada pendanaan kepada kelompok Ekstrimis, sedangkan Amerika sendiri yang katanya akan memberantas kelompok ekstrimis seperti ISIS dan AL-Qaeda justru malah memperkuat Qatar dengan F-15nya.

Ini jelas membingungkan dan menjadi pertanyaan oleh banyak pihak. Seharusnya Amerika tidak mengambil keuntungan Bisnis atas masalah yang terjadi di Timur Tengah ini. Dengan kesepakatan ini apakah pertanda b ahwa selama ini AS dibalik kekacauan yang ada di Timur Tengah?

Kita tahu Saudi dan Qatar sama-sama Negara sekutu Amerika Serikat (AS), dengan kesepakatan penjualan F-15 ini apakah akan terjadi perang besar antara Saudi dan Qatar dan kemudian AS mengabil kesempatan untuk penjualan senjatanya ke kedua Negara ini. Jelas ini menjadi pertanyaan besar dan membingungkan.

Parahnya lagi di tengah ketegangan tersebut, dua kapal Angkatan Laut Amerika Serikat merapat di Doha, Qatar.
Kedatangan dua kapal laut itu disebut-sebut untuk mengambil bagian dalam latihan militer gabungan dengan Angkatan Laut Qatar. Negara yang sedang dikucilkan itu menjadi tuan rumah pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah.
Lebih dari 11 ribu tentara dikerahkan dan ditugaskan di Pangkalan Udara al-Udeid, Qatar, dan ada lebih dari 100 pesawat yang beroperasi dari sana.

Qatar News Agency melaporkan, kedatangan kapal pada hari Rabu tersebut bersamaan dengan penandatanganan sebuah kesepakatan untuk pembelian jet tempur F-15 AS, dengan biaya awal sebesar US$12 miliar.

Amerika sebagai Negara besar yang juga jadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB seharusnya bersikap untuk mendinginkan suasana, bukan malah mengambil keuntungan atas situasi yang terjadi. Dengan kesepakatan kontrak F-15 dari USA ini jelas akan membuat Qatar memiliki kemampuan udara yang hebat dan menjadikan ketegangan di Timur tengah semakin meninggi.

Sumber
– International.sindonews.com
– dunia.news.viva.co.id

Tags: #alutsista #dunia #militer #senjata

author
Author: 
    Militer Filipina Buat Malaysia Ketar-Ketir, Ini Alasanya
    Militer Filipina Buat Malaysia Ketar-Ketir, Ini Alasanya
    Militer Filipina membuat Malaysia ketar-ketir dan was-was
    Resmi Indonesia Beli Pesawat Tempur SU-35 Rusia
    Resmi Indonesia Beli Pesawat Tempur SU-35 Rusia
    Desas desus rencana pembelian pesawat tempur TNI
    Amerika Dan Rusia Jadikan Suriah Sebagai Promosi Alutsista
    Amerika Dan Rusia Jadikan Suriah Sebagai Promosi Alutsista
    Amerika dan Rusia sama-sama mengambil peran dalam perang
    Jumlah Tank Indonesia Jauh Diatas Malaysia dan Australia
    Jumlah Tank Indonesia Jauh Diatas Malaysia dan Australia
    Berapakah jumlah Tank tempur Indonesia saat ini
    1. Amerika Dan Rusia Jadikan Suriah Sebagai Promosi Alutsista | Sebar5 months ago

      […] Ternyata Amerika Ambil Keuntungan Atas Krisi Qatar dan Arab Saudi […]

      Reply

    Leave a reply "Ternyata Amerika Mengambil Keuntungan Atas Krisis Qatar Dan Arab Saudi CS"

    Must read×

    Top